Bidang KPKK dan KHP

Peraturan Daerah Nomor 06 Tahun 2021 tentang Pengarusutamaan Gender Kabupaten Majene


Sosialisasi Peran Suami terhadap Angka Kematian Ibu

Pada hari ini tanggal 28 Juli 2022, di Cafe Goodwill Dato Majene dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Peran Suami terhadap Angka Kematian Ibu bekerjasama dengan PKBM Nusa Sulbar, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyatakan bahwa,  sebaiknya laki-laki tidak menikahi perempuan yang belum matang atau di bawah umur. Selain itu, jika istri dalam keadaan hamil, berikan asupan gizi yang cukup dan baik. Demikian pula pada saat akan melahirkan, suami harus senantiasa siap antar jaga(siaga). secara umum di majene memang masih memerlukan perhatian khusus, terlebih wilayah majene ini luas terutama Kecamatan yang jauh dari jangkauan perkotaan. Untuk itu perlu perhatian khusus dari pemerintah. Namun semua itu tidak terlepas dari peran masyarakat untuk bersama-sama saling siaga. 







Sosialisasi Peran dan Fungsi Perempuan dalam Perlindungan Anak

Majene, 27 Juli 2022, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Majene menyampaikan bahwa Arahan Presiden Republik Indonesia ada 5 (lima) Isu Prioritas Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 2020 - 2024 salah satunya mengurangi Kekerasan terhadap perempuan dan anak, seperti dengan kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini yaitu sosialisasi Peran dan Fungsi Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas PPPA mengungkapkan dengan Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup dan Sungai, Kepala dinas juga menyampaikan bahwa ada 4 hak anak yang wajib kita penuhi yaitu : 1. Hak untuk Hidup, 2 . Hak Untuk Tumbuh dan Berkembang, 3. Hak untuk Mendapatkan Perlindungan dan 4. Hak untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan, jadi tidak hanya perempuan tapi kita semua berperan untuk mewujudkan anak-anak yang sejahtera,sambutan dalam sambutan pembukaan kegiatan.   






KIE Pengarusutamaan Gender



Sosialisasi Dampak Buruk Penggunaan Kosmetik berbahan Dasar Kimia berbahaya terhadap kesehatan bagi perempuan

Majene, 02 Juli 2022, Kepala Dinas PP&PA dalam sambutannya mengatakan Masyarakat Majene khususnya perempuan yang mengarah pada pola hidup instan dianggap sebagai peluang oleh produsen kosmetik untuk menciptakan produk kosmetik instan tanpa memperhatikan keamanan dari produk yang dihasilkan. Kosmetik terbuat dari bahan dasar, bahan aktif dan bahan tambahan lainnya seperti pengawet. Dalam pemilihan kosmetik harus diperhatikan komposisi yang terkandung didalamnya agar aman saat digunakan. Ucapnya dalam Pembukaan Sosialisasi Dampak Buruk Penggunaan Kosmetik Bahan Dasar Kimia berbahaya terhadap kesehatan bagi perempuan di Aula Hotel Davina.


Pelatihan Penguatan Peran dan Partisipasi Perempuan di Bidang Teknologi Informasi

Majene, 18 Juni 2022 bertempat di Aula Kantor Desa Adolang Dhua Kecamatan Pamboang Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerja sama Lembaga FPPS Majene melakukan Pelatihan Penguatan Peran dan Partisipasi Perempuan di Bidang Teknologi Informasi.


Pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsip Gender (PPRG)

Majene, 02 Juni 2022, Bupati Majene dalam sambutannya mengatakan Perencanaan Penganggaran Responsip Gender merupakan perencanaan yang disusun dengan mempertimbangkan 4 (empat) aspek yaitu : akses, partisipasi, kontrol dan manfaat yang dilakukan secara setara antara perempuan dan laki-laki. PPRG juga harus mempertimbangkan aspirasi, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki baik dalam proses perencanaan, penyusunan, pelaksanaan serta pemantauan dan evaluasi program. Ucapnya dalam Pembukaan Pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsip Gender (PPRG) di Aula Wisma Yumari


Peningkatan Keterampilan Rumah Tangga

Majene, 18/05/2022 Pelaksanaan Kegiatan Peningkatan Keterampilan Rumah Tangga yang dilaksanakan oleh Dinas PP& Kesejahteraan yang dioperasikan dengan LPKM-Anugerah Rejeki yang dibuka langsung Oleh Bapak Bupati Majene, dalam sambutannya mengatakan Kegiatan Kaum Perempuan perlu banyak dilibatkan pada sosialisasi terutama yang menyangkut tentang peningkatan keluarga. Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena faktor ekonomi selama ini selalu menjadi masalah utama terjadinya kekerasan dalam rumah tangga dan bentuk kekerasan lainnya yang salah satu pemicunya adalah faktor ekonomi keluarga.


Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Kewirausahaan berbasis Kearifan Lokal

Pemberdayaan Perempuan melalui Pelatihan Kewirausahaan berbasis Kearifan Lokal yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Majenebe kerjasama LKP Topanrita selama 2 hari pada tanggal 31 Maret s/d 1 April 2022 di Aula LPMP Prov. Sulawesi Barat



sosialisasi Peran Orang Tua Terhadap Pengawasan Anak Usia Remaja

Sabtu, 19 Maret 2022 Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tanpa objek dengan Lembaga Kursus Pendidikan Pemberdayaan Masyarakat Mandar melakukan sosialisasi Peran Orang Tua Terhadap Pengawasan Anak Usia Remaja di Aula Cafe Diaz

Pelatihan Pemanfaatan Fungsi Sosial Media sebagai Sarana Pendidikan Alternatif untuk Ibu Rumah Tangga

Majene, Jumat, 25 Pebruari 2022 Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (FPPS) Majene melaksanakan Kegiatan Pemanfaatan Fungsi Sosial Media sebagai Sarana Pendidikan Alternatif untuk Ibu Rumah Tangga di Aula Hotel Davina Majene.

 Saat ini warga gemar mengakses media sosial hanya untuk meng-update status, dan atau menjaring pertemanan tanpa terpikirkan untuk memulai atau mengembangkan bisnis secara online dengan memanfaatkan kekuatan media sosial tersebut. Pemahaman masyarakat Kabupaten Majene terhadap internet, khususnya media sosial secara umum masih rendah, sehingga pemanfaatan dan fungsi terbesar dari internet itu sendiri terabaikan. Sementara itu tingkat ekonomi masyarakat yang rata-rata berada di tingkat menengah ke bawah, membuat Dinas PP&PA berusaha untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan internet, khususnya media sosial Facebook dan Instagram serta sarana untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Pelatihan ini diharapkan diharapkan mahir dan selanjutnya dapat memberikan edukasi mengenai pemanfaatan media sosial sebagai peluang bisnis kepada masyarakat lainnya. peserta pelatihan dari kalangan pelajar, ibu rumah tangga, serta aparat desa yang dianggap mampu dan memahami cara mengakses internet dengan cukup baik. membantu masyarakat menemukan atau menciptakan peluang bisnis. Peluang bisnis dapat dibuat dengan cara melihat potensi UMKM, membuat sesuatu karya baik individu atau produk yang dapat dipasarkan, atau menjadi produk Pengecer yang sudah terkenal melalui media internet. dan Membimbing masyarakat dalam memasarkan produk melalui media sosial (Facebook dan Instagram) dan atau Market Place. serta aparat desa yang dianggap mampu dan memahami cara mengakses internet dengan cukup baik. membantu masyarakat menemukan atau menciptakan peluang bisnis. Peluang bisnis dapat dibuat dengan cara melihat potensi UMKM, membuat sesuatu karya baik individu atau produk yang dapat dipasarkan, atau menjadi produk Pengecer yang sudah terkenal melalui media internet. dan Membimbing masyarakat dalam memasarkan produk melalui media sosial (Facebook dan Instagram) dan atau Market Place. serta aparat desa yang dianggap mampu dan memahami cara mengakses internet dengan cukup baik. membantu masyarakat menemukan atau menciptakan peluang bisnis. Peluang bisnis dapat dibuat dengan cara melihat potensi UMKM, membuat sesuatu karya baik individu atau produk yang dapat dipasarkan, atau menjadi produk Pengecer yang sudah terkenal melalui media internet. dan Membimbing masyarakat dalam memasarkan produk melalui media sosial (Facebook dan Instagram) dan atau Market Place. ataupun dengan menjadi Reseller produk-produk yang sudah terkenal melalui media internet. dan Membimbing masyarakat dalam memasarkan produk melalui media sosial (Facebook dan Instagram) dan atau Market Place. ataupun dengan menjadi Reseller produk-produk yang sudah terkenal melalui media internet. dan Membimbing masyarakat dalam memasarkan produk melalui media sosial (Facebook dan Instagram) dan atau Market Place.

Koordinasi Upaya Peningkatan Nilai-Nilai Sosial Organisasi Perempuan

Majene, Senin, 14/2/2022 di Aula Hotel Amasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang dilindungi dengan Lembaga KKP Sendana melakukan upaya peningkatan Nilai-Nilai Sosial Organisasi Perempuan, Rapat koordinasi dan evaluasi dinamika organisasi dalam melaksanakan program kerja yang dilaksanakan, selain itu juga, dari koordinasi koordinasi tersebut dapat merumuskan agenda atau program kerja. dari program kerja tersebut akan menghasilkan langkah - langkah strategi pemberdayaan dan akselerasi kegiatan, sebagai solusi untuk pencerahan Masyarakat, Ucapkan Kadis PP&PA dalam sambutannya.



Sosialisasi Kesetaraan Gender Dalam Masyarakat

Majene,27 Pebruari 2022, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memahami dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Mandiri untuk melakukan Sosialisasi Kesamaan Gender di Desa Sendana Kecamatan Sendana. Kepala Dinas PP&PA dalam sambutannya mengatakan tujuan sosialisasi tentang gender adalah untuk mengungkap segala bentuk diskriminasi di mana pun, menghilangkan segala bentuk kekerasan terhadap kaum di ruang dan pribadi, termasuk perdagangan manusia dan eksploitasi, serta jenis eksploitasi lainnya, menghilangkan semua perempuan praktik berbahaya, seperti pernikahan anak, dini dan efektif dan paksa dan menjamin partisipasi penuh dan, dan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk memimpin di semua tingkat, pengambilan keputusan dalam kehidupan politik, ekonomi, dan masyarakat